Analisis Data Kependudukan

Aspek demografi memiliki posisi yang cukup penting bagi pembangunan daerah yang diperlukan untuk penentuan kebijakan maupun perencanaan pembangunan. Struktur di suatu wilayah meliputi jumlah, persebaran dan komposisi penduduk. Struktur penduduk di suatu wilayah tersebut selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu dikarenakan proses demografi yaitu kelahiran, kematian dan migrasi. Melalui komposisi penduduk akan diperoleh berbagai data mengenai penduduk menurut jenis kelamin dan pengelompokan umur serta dapat diketahui kelompok umur produktif dan tidak produktif.

Berdasarkan informasi kependudukan Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2016-2019, terlihat bahwa jumlah penduduk mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Persentase pertumbuhan penduduk pada tahun 2017 dalam kurun waktu 4 tahun terakhir ini merupakan yang tertinggi yaitu meningkat sebesar 0.74 persen dari tahun sebelumnya.Jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur pada tahun terakhir yaitu tahun 2019 sebanyak 422.905 jiwa, terdiri dari 227.538 pria dan 195.367 wanita. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 2.145 jiwa atau tumbuh sebesar 0,51 persen.

Berdasarkan proporsi penduduk menurut Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur, tampak bahwa Kecamatan Sangatta Utara sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur mempunyai proporsi sebaran penduduk paling tinggi pada tahun 2016-2019. Di kecamatan lainnya, sebaran penduduk masih relatif rendah, yaitu pada kisaran 10 persen atau dibawahnya. Dalam konteks ini, Kecamatan Sangatta Utara (29,12 persen) dan Bengalon (9,76 persen) mempunyai potensi pertumbuhan aktivitas ekonomi paling tinggi. Hal ini disebabkan oleh karena penduduk secara teoritis dan empiris merupakan komponen utama dalam laju aktivitas perekonomian.