Analisis Data Kesejahteraan

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama dalam perekonomian. Kemiskinan tidak hanya terkait dengan tingkat pendapatan penduduk dibawah standard hidup layak, namun ada dimensi lain yang harus diperhatikan, yaitu tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Selain upaya memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan penanggulangan kemiskinan juga terkait dengan bagaimana mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Penanggulangan kemiskinan secara sinergis dan sistematis harus dilakukan.

Berdasarkan data perkembangan penduduk miskin yang menggambarkan kondisi kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur, dalam 4 tahun terakhir yaitu pada tahun 2016 sampai tahun 2019, dapat dilihat bahwa pada tahun 2019 terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin yang tinggi yaitu sebesar 2.286 jiwa. Persentase perkembangan penduduk miskin pada tahun 2019 yaitu sebesar 9,48 persen dari tahun sebelumnya.  Peningkatan jumlah penduduk miskin ini dinilai berdasarkan pelayanan dasar yang diperoleh oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kenaikan jumlah penduduk miskin adalah adanya peningkatan garis kemiskinan. Namun, apabila dibandingkan dengan kondisi Indonesia pada tahun 2019, persentase penduduk miskin di Kutai Timur jauh lebih rendah dibanding rata-rata nasional (24,79 persen).