Analisis Geografi Daerah

Kabupaten Kutai Timur memiliki luas wilayah 35.747,50 Km2. Luas wilayah ini terbagi menjadi 18 wilayah administrasi kecamatan. Secara umum ada tiga Kecamatan yang mempunyai administrasi pemerintahan di atas 10 desa. Ketiga kecamatan tersebut adalah:

Pertama, Kecamatan Kaliorang yang terdiri dari 15 desa, dengan luas wilayah 3.322,58 Ha atau 9,3 persen dari luas Kabupaten Kutai Timur. Kedua, Kecamatan Bengalon terdiri dari 11 desa, dengan luas wilayah 3.196,24 Ha atau 8,94 persen dari luas total Kabupaten Kutai Timur. Ketiga, Kecamatan Muara Wahau mempunyai 10 desa. Kecamatan Muara Wahau adalah wilayah kecamatan paling luas di Kabupaten Kutai Timur, yaitu 5.724,32 Ha atau 16,01 persen dari luas wilayah Kabupaten Kutai Timur.

Provinsi Kalimantan terkenal dengan kontur permukaan tanah yang variatif. Kondisi inipun terjadi di Kabupaten Kutai Timur. Topografi daerah Kutai Timur bervariasi dalam wilayah: dataran, berbukit, pegunungan, dan wilayah pantai. Wilayah daratan bervariasi antara ketinggian tanah  dari 07 Meter sampai lebih dari 1.000 Meter dari permukaan laut (dpl). Kawasan yang relatif datar dan landai hanya terdapat di Kecamatan Sangatta Utara, Muara Bengkal, Muara Ancalong serta sebagian dari Muara Wahau dan Sangkulirang. 
Daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Berau, yaitu Kecamatan Sangkulirang, Muara Wahau dan Muara Ancalong. Ketiga Kecamatan ini merupakan daerah pegunungan kapur, dengan kawasan pegunungan (1.608.915 Ha) dan perbukitan (1.429.922,5 Ha). Wilayah dataran di tiga Kecamatan ini seluas 536.212,5 Ha; yang terdiri dari: daratan, rawa dan perairan berupa sungai dan danau. Daerah Aliran Sungai (DAS) terdapat di seluruh kecamatan sedangkan danau hanya di Kecamatan Muara Bengkal yaitu Danau Ngayau dan Danau Karang.

Wilayah pantai yang berada di sebelah Timur wilayah Kabupaten Kutai Timur mempunyai ketinggian antara 0-7 Meter diatas permukaan laut. Wilayah ini mempunyai sifat kelerengan yang datar, wilayah rawa mudah tergenang dan merupakan daerah endapan. Sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Timur mempunyai kelerengan di atas 15 persen. Wilayah dengan kelerengan di atas 40 persen mempunyai areal cukup luas. Area ini tersebar di seluruh wilayah, khususnya terkonsentrasi di bagian barat laut, dimana wilayahnya mempunyai ketinggian diatas 500 Meter diatas permukaan laut. Wilayah dengan ketinggian 500 Meter diatas permukaan laut mempunyai sifat berbukit sampai bergunung dengan kelerengan lebih dari 40 persen dan sangat berpotensi erosi.

Kabupaten Kutai Timur mempunyai iklim hutan tropika humida dengan suhu udara rata-rata 26°C. Range atau perbedaan suhu terendah dengan suhu tertinggi mencapai 5°-7°C. Curah hujan terdokumentasi antara 2.000-4.000 mm/tahun, dengan jumlah hari hujan rata-rata adalah 130-150 hari/tahun.

Potensi hidrologi di Kabupaten Kutai Timur cukup besar, terutama adanya aliran beberapa sungai antara lain: Sungai Sangatta, Sungai Marah dan Sungai Wahau. Peranan sungai di daerah ini sangat penting yaitu sebagai sarana transportasi air antara daerah pantai dan daerah pedalaman. Sebagian sungai juga dimanfaatkan sebagai sumber air minum penduduk di sepanjang wilayah yang dilaluinya.